.


Kamis, 29 September 2011

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Informasi Eksekutif (SIE)

Semua sistem memliki kekurangan dan kelebihan. Akan tetapi, itu semua tergantung dari penggunaan dan pengguna. SIE pun juga memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri. Pada postingan kali ini, saya membahas tentang Kelebihan dan Kekurangan Sistem Informasi Eksekutif (SIE). Dimana penjelasan Sistem Informasi Eksekutif sendiri saya jelaskan pada postingan lain.

Berikut Kelebihan Sistem Informasi Eksekutif (SIE) tersebut:
  • Mempermudah para eksekutif untuk menggunakan pengalamannya dalam dunia komputer.
  • Menyediakan pengiriman tepat waktu dari keterangan rangkuman perusahaan.
  • Keterangan yang disediakan semakin mudah dimengerti.
  • Biasanya menawarkan efisiensi untuk membuat keputusan.
  • Melakukan penyaringan data untuk manajemen.
  • Meningkatkan pemeriksaan keterangan.
  • Dapat Mengakses dan memadukan jangkauan data internal dan eksternal yang bersifat luas.

Sedangkan Kekurangan Sistem Informasi Eksekutif (SIE), yaitu:
  • Memiliki fungsi yang terbatas, tidak dapat melakukan perhitungan kompleks. 
  • Pada perusahaan kecil mungkin membutuhkan biaya lebih untuk membuat implementasi.
  • Karena sistemnya besar, sehingga sulit untuk mengaturnya.
  • Pembuatannya harus dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi eksekutif senior. 
  • Eksekutif mungkin menghadapi beban terlalu berat untuk membuat keterangannya. 
Berikut tadi penjelasan singkat mengenai Kelebihan dan Kekurangan Sistem Informasi Eksekutif (SIE). Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat..
Your Ad Here
Senin, 26 September 2011

Microsoft SQL Server

Salah satu database yang digunakan untuk pembuatan sistem informasi adalah Microsoft SQL Server. Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang. Microsoft SQL Server. Apakah Microsoft SQL Server? Microsoft SQL Server adalah sebuah database buatan Microsoft.

SQL Server ini menggunakan Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Ms SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.

Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.

Pengembangan versi SQL Server 7.0 dan SQL Server 2000 adalah SQL Server 2005 dan SQL Server 2008. Untuk mendownload Ms SQL Server 2005, klik DISINI. Sedangkan untuk Ms SQL Server 2008, klik DISINI

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Microsoft SQL Server. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
Your Ad Here
Kamis, 22 September 2011

Contoh Deployment Diagram

Deployment Diagram adalah suatu diagram yang berisi tentang pandangan yang berkaitan dengan penyebaran fisik sebuah system. Pada postingan kali ini, saya akan menunjukkan contoh Deployment Diagram. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai apa itu Deployment Diagram, bisa anda lihat dipostingan saya Deployment Diagram (UML).

Berikut adalah contoh Deployment Diagram:
Penjelasan:
Gambar diatas menunjukkan tentang sebuah Deployment Diagram yang berisi 1 smartphone, 1 server, 2 PC dan 1 hub. Dalam diagram tersebut ketiga computer (processor) tersebut dihubungkan dengan sebuah hub (device), sehingga menjadi sebuah jaringan computer. Sedangkan smartphone digunakan untuk mengontrol server dengan menggunakan media internet. Jadi, Connection dapat berupa LAN ataupun internet.
Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Contoh Deployment Diagram. Bila terjadi kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
Your Ad Here
Senin, 19 September 2011

Deployment Diagram (UML)

Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang salah satu Diagram pada Unified Modeling Language (UML) yaitu Deployment Diagram. Apa itu Deployment Diagram (UML)? Deployment Diagram adalah suatu diagram yang berisi tentang pandangan yang berkaitan dengan penyebaran fisik sebuah system. Dalam hal ini termasuk jaringan komputer serta lokasi komponen jaringan tersebut.

Dalam setiap system, hanya terdapat satu Deployment Diagram saja. Dimana semua bagian dalam sebuah jaringan seperti hubungan antar komponen, serta proses-proses yang dijalankan digambarkan pada diagram ini.

Berikut adalah notasi-notasi yang digunakan pada Deployment Diagram (UML):
1. Processor, menggambarkan komponen yang mempunyai kemampuan untuk memproses. Seperti server dan workstation. Bila sebuah Deployment Diagram terdapat lebih dari 1 processor, maka kita dapat menggunakan stereotype untuk mengelompokkannya. Terdapat penjadwalan untuk processor, yaitu: preemptive, non-preemptive, cyclic, executive dan manual.

2. Device, menggambarkan sebuah komponen tunggal. Seperti printer, hub atau scanner. Sama seperti processor, device juga dapat dikelompokkan (stereotype) dan memiliki penjelasan secara fisik (karakteristik).
3. Connection, menggambarkan hubungan secara fisik antara dua processor, dua device atau processor dengan device. Hubungan kabel atau nirkabel termasuk connection. Connection juga memiliki stereotype dan karakteristik.
4. Process, menggambarkan kejadian atau suatu hal yang dilakukan. Proses dapat ditampilkan atau disembunyikan. Process juga bisa dibuat penjadwalannya ketika sedang berjalan.

Untuk membuat sebuah Deployment Diagram pada Rational Rose, double klik pada Deployment View. Lihat postingan saya tentang Contoh Deployment Diagram untuk melihat contoh lebih jelasnya. Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Deployment Diagram (UML). Bila terjadi kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
Your Ad Here
Kamis, 15 September 2011

Oracle Database

Semua jenis sistem informasi membutuhkan database, mulai dari Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Informasi Eksekutif, dan Sistem Informasi Manajemen. Apa itu database? Database adalah media penyimpanan data dari sebuah sistem informasi. Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang salah satu software database, yaitu Oracle Database.

Oracle Database adalah object-relational database management system (ORDBMS), dimana sebuah database relasional berbasis objek. Oracle Database ini dibuat oleh Oracle Corporation.

Kebanyakan instalasi database Oracle tradisional datang dengan skema standar yang disebut SCOTT. Setelah proses instalasi, didalamnya telah disiapkan tabel contoh, pengguna dapat login ke database dengan menggunakan username 'Scott' dan password 'Tiger'. Nama skema SCOTT berasal dengan Bruce Scott, salah satu karyawan pertama di Oracle (kemudian Software Development Laboratories), yang memiliki kucing bernama Tiger.

Oracle Corporation telah menekankan penggunaan skema SCOTT, karena beberapa fitur yang lebih baru telah dirilis oleh Oracle. Contoh paling akhir yang diberikan oleh Oracle Corporation referensi standar HR atau skema OE.

Berikut adalah urutan keluaran Oracle Database:
  • Oracle v5 
  • Oracle v6 
  • Oracle7: 7.0.16-7.3.4 
  • Oracle8 Database: 8.0.3-8.0.6 
  • Oracle8i database Release 1: 8.1.5.0-8.1.5.1 
  • Oracle8i database Release 2: 8.1.6.0-8.1.6.3 
  • Oracle8i database Release 3: 8.1.7.0-8.1.7.4 
  • Oracle9i Database Release 1: 9.0.1.0-9.0.1.5 (Desember 2003) 
  • Oracle9i Database Release 2: 9.2.0.1-9.2.0.8 (April 2007) 
  • Oracle Database 10g Release 1: 10.1.0.2-10.1.0.5 (Februari 2006) 
  • Oracle Database 10g Release 2: 10.2.0.1-10.2.0.5 (April 2010) 
  • Oracle Database 11g Release 1: 11.1.0.6-11.1.0.7 (September 2008) 
  • Oracle Database 11g Release 2: 11.2.0.1-11.2.0.2 (November 2010)

Seiring berkembangnya waktu, Database Oracle dibedakan dalam berbagai edisi untuk alasan pemasaran dan lisensi. Database ini ada yang free dan ada juga yang berbayar.
  • Enterprise Edition (EE), memilliki fitur lebih banyak daripada 'Standard Edition', terutama di bidang kinerja dan keamanan. Produk ini biasanya digunakan untuk server yang menjalankan 4 atau lebih CPU. Edisi ini tidak memiliki batas memori.
  • Standard Edition (SE), edisi ini berisi fungsi dasar database. Produk ini biasanya untuk server yang terdiri dari satu sampai empat CPU. Jika jumlah CPU melebihi 4 CPU, maka pengguna harus mengkonversi ke lisensi Enterprise. SE tidak memiliki batas memori.
  • Standard Edition One, (SE1 atau SEO) diperkenalkan dengan Oracle 10g, memiliki beberapa fitur-pembatasan tambahan. Edisi ini digunakan pada sistem dengan satu atau dua CPU. Produk ini tidak memiliki keterbatasan memori. 
  • Express Edition ("Oracle Database XE"), diperkenalkan pada tahun 2005, menawarkan Oracle 10g yang dapat digunakan pada platform Windows dan Linux. Produk ini memiliki jejak hanya 150 MB dan dibatasi dengan penggunaan CPU tunggal, maksimum 4 GB data pengguna. Meskipun dapat menginstal pada server dengan jumlah memori maksimal 1 GB. Dukungan untuk versi ini datang secara eksklusif melalui on-line forum dan tidak melalui dukungan Oracle. 
  • Oracle Database Lite, dimaksudkan untuk berjalan pada perangkat mobile. Produk ini terletak pada perangkat selular dan dapat melakukan sinkronisasi dengan instalasi berbasis server.

Database Oracle merupakan database pertama yang support dengan bahasa pemrograman XML. Database ini juga Database  pertama yang dapat berjalan di Linux. Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Oracle Database. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
Your Ad Here
Senin, 12 September 2011

Hal yang semestinya ada pada Sistem Informasi Eksekutif (SIE)

Sistem Informasi Eksekutif adalah sistem yang dibuat hanya untuk para eksekutif. Pada postingan kali ini saya membahas tentang Hal yang semestinya ada pada Sistem Informasi Eksekutif (SIE).

Untuk membuat sebuah SIE yang baik, diperlukan beberapa hal berikut harus ada. Hal yang semestinya ada pada Sistem Informasi Eksekutif (SIE), diantaranya:
1. Pengukur kinerja, Dimana pada SIE terdapat laporan kinerja pegawai maupun perusahaan. Ini penting, guna untuk mempermudah eksekutif memantau kinerja pegawai maupun perusahaan. Tentunya untuk membantu dalam pengambilan keputusan internal perusahaan.
2. Pengukuran kepuasan pelanggan, Selain pengukut kinerja pegawai dan perusahaan, terdapat pula laporan yang digunakan untuk mengukur kinerja kepuasan pelanggan. Misal perusahaan asuransi: dalam SIE harus terdapat jumlah pertambahan jumlah pelanggan, pengurangan jumlah pelanggan dan jumlah pelanggan yang komplain dalam periode waktu tertentu. Hal itu dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan.
3. Fasilitas Drilldown, Ini merupakan fasiltas yang harus ada pada semua SIE. Contoh pada SIE penjualan: pada halaman awal ditampilkan jumlah laba atau rugi. Setelah diklik, akan muncul detail dari laba atau rugi tadi. (pada form awal, muncul jumlah keuntungan. setelah diklik, muncul transaksi dari keuntungan tersebut, dst).
4. Analisis What If, Hal lain yang seharusnya ada pada sebuah SIE, yaitu analisa What if. SIE memberikan alternatif keputusan bagi para eksekutif.

Berikut tadi adalah penjelasan singkat mengenai Hal yang semestinya ada pada Sistem Informasi Eksekutif (SIE). Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat..
Semoga bermanfaat..
Your Ad Here
Kamis, 08 September 2011

Tujuan dan Alasan Pembuatan Sistem Informasi Eksekutif (SIE)

Sistem Informasi Eksekutif adalah sistem yang dibuat untuk para eksekutif. Karena kebutuhan data untuk para eksekutif itulah dibuatlah sebuah sistem khusus untuk para eksekutif sendiri. Berikut ini saya akan membahas tentang Tujuan dan Alasan Pembuatan Sistem Informasi Eksekutif (SIE).

Penyebab adanya Sistem Informasi Eksekutif (SIE) ada beberapa hal, yaitu:
  • Para eksekutif tidak mengikuti perkembangan teknologi (gaptek). Karena bukan tidak mungkin, seorang manager tidak memahami secara penuh sistem yang ada pada perusahaannya,
  • Para Eksekutif memliki jadwal yang padat, sehingga tidak sempat untuk mengikut pelatihan penggunaan sistem di perusahaan,
  • Para eksekutif mengalami kesulitan memahami sifat dari sistem yang ada.
Sistem Informasi Eksekutif terdadi akibat: 
  • Tekanan eksternal – adanya persaingan ketat,
  • Tekanan internal – kebutuhan informasi yang cepat dan tepat,
  • Bagian yang menyediakan informasi tentang kinerja.
Sedangkan, Sistem Informasi Eksekutif yang baik seharusnya memenuhi:
  • Memenuhi kebutuhan informasi bagi para eksekutif,
  • Dibuat oleh personil yang punya kemampuan bisnis / teknis. kenapa? karena, SIE memiliki paradigma tersendiri dibandingkan dengan Sistem Informasi yang lain,
  • Harus sangat mudah digunakan.Ini adalah paradigma SIE tersebut.
Berikut tadi penjelasan singkat mengenai  Tujuan dan Alasan Pembuatan Sistem Informasi Eksekutif (SIE). Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahi. Semoga bermanfaat..
Your Ad Here
Senin, 05 September 2011

Faktor Penentu Keberhasilan Sistem Informasi Eksekutif (SIE)

Pada postingan ini saya masih membahas tentang Sistem Informasi Ekskutif. Namun topik yang saya tulis adalah Faktor Penentu Keberhasilan Sistem Informasi Eksekutif (SIE). Antara SIE yang satu dengan yang lain pasti memiliki perbedaan, tetapi itu tergantung penggunaan dan pengguna sendiri tentunya.

 Berikut adalah beberapa Faktor Penentu Keberhasilan Sistem Informasi Eksekutif (SIE):
  1. Sponsor eksekutif yang paham dan berkomitmen
  2. Sponsor operasi
  3. Staf jasa informasi yang cocok
  4. Teknologi informasi (IT) yang tepat
  5. Manajemen data
  6. Terkait pada tujuan bisnis
  7. Mengelola penolakan organisasi
  8. Mengelola penyebaran dan evolusi sistem


Dimana keberhasilan SIE tersebut ditentukan oleh 2 hal, yaitu:
  • MBE ( Management By Exception ) Perbandingan kinerja secara aktual
  • Model mental – Membuat sari data informasi yang tepat sasaran 
Itulah tadi penjelasan singkat saya mengenai Faktor Penentu Keberhasilan Sistem Informasi Eksekutif (SIE). Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat..
    Your Ad Here
    Kamis, 01 September 2011

    Pengertian Informasi

    Semua orang di dunia ini pasti membutuhkan Informasi. Dan informasi itu tersedia dimana-mana, tergantung kita membutuhkan informasi seperti apa. Dalam pertukaran informasi pun telah dapat dilakukan secara mudah. Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang apa itu informasi.

    Informasi adalah data yang telah diolah dan diproses agar data tersebut bermanfaat nantinya. Informasi dapat berupa banyak hal, misal di sebuah perusahaan, informasi adalah data proses bisnis yang sudah diolah menjadi laporan yang bermanfaat bagi siapa saja yang menggunakannya. Pada bidang akuntansi, data adalah transaksi harian, sedangkan informasi adalah jurnal harian, dll.

    Informasi memiliki beberapa karakteristik sendiri apabila sebuah informasi tersebut dikatakan baik. Berikut beberapa karakteristik informasi yang baik:
    • Relevan
    • Andal
    • Lengkap
    • Tepat Waktu
    • Mudah dipahami
    • Dapat diverifikasi

    Dijaman sekarang ini, perkembangan Informasi sangat lah cepat. Bila seseorang terlambat beberapa saat saja tidak mengikuti Informasi, maka orang itu akan tertinggal jauh. Dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, Semua informasi dapat kita peroleh secara mudah.

    Itu lah tadi penjelasan singkat mengenai Pengertian Informasi. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat..
    Your Ad Here
    Senin, 29 Agustus 2011

    Komponen Sistem Informasi Eksekutif (SIE)

    Sistem Informasi Eksekutif memiliki beberapa komponen tertentu. Komponen Sistem Informasi  Eksekutif tersebut hampir sama dengan komponen sistem yang lainnya. Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas tentang komponen-komponen tersebut.

    Komponen Sistem Informasi Eksekutif (SIE) tersebut, meliputi:
    1. Hardware, dimana perangkat keras yang digunakan untuk mengoperasikan sistem informasi eksekutif tersebut. Untuk SIE, dibutuhkan hardware yang sederhana dan simpel untuk para eksekutif, seperti media Touch Screen.Dan alangkah baiknya bila SIE menggunakan teknologi touch screen.
    2. Software, merupaka perangkat lunak dari sebuah SIE. Sistem ini hanya menampilkan laporan dan grafik tanpa adanya proses input selain login, yang nantinya dilihat oleh para eksekitif untuk membantu mengambil keputusan untuk organisasi atau perusahaan kedepannya
    3. User Interface, Hendaknya dibuat tampilan yang mudah dan simpel, sehingga para eksekutif dapat langsung paham tanpa harus melakukan pelatihan terlebih dahulu
    4. Telekomunikasi, integrasi dari database maupun sistem informasi manajemen untuk menampilkan data yang selalu update setiap saat
      Secara garis besar memang hampir sama dengan komponen sistem yang lain, hanya paradigmanya saja yang berbeda yang mempengaruhi kemudahan desain sistem. Dan juga tampilan yang sederhana dan mudah digunakan yang membedakan Sistem Informasi Eksekutif dengan sistem yang lainnya.

      Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Komponen Sistem Informasi Eksekutif. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat..
        Your Ad Here
        Jumat, 26 Agustus 2011

        Unified Modeling Language (UML)

        Pada implementasi Analisa Desain Berorientasi Object, metode yang biasa digunakan untuk pembuatan desainnya yaitu Unified Modeling Language (UML). Apa itu Unified Modeling Language (UML)? Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak.

        Tahun 1990, puluhan metodologi pemodelan berorientasi objek telah bermunculan di dunia. Masing-masing metodologi membawa notasi sendiri-sendiri, sehingga mengakibatkan masalah baru apabila kita bekerjasama dengan kelompok/perusahaan lain yang menggunakan metodologi yang berlainan. Hingga tahun 1994, Booch, Rumbaugh dan Jacobson, yang merupakan tiga tokoh yang boleh dikata metodologinya banyak digunakan mempelopori usaha untuk penyatuan metodologi pendesainan berorientasi objek. Pada tahun 1995 direlease draft pertama dari UML (versi 0.8).

        UML dikembangkan sebagai suatu alat untuk analisis dan desain berorientasi objek oleh Grady Booch, Jim Rumbaugh, dan Ivar Jacobson. Namun demikian, UML dapat digunakan untuk memahami dan mendokumentasikan setiap sistem informasi.

        Tahap yang biasa dilakukan untuk pembuatan UML adalah sebagai berikut:
        • Spesifikasi: menunjukkan spesifikasi dari semua keputusan penting analisis, desain dan implementasi
        • Konstruksi: Forward Engineering & Reverse Engineering
        • Dokumentasi: Project Planning, Release management

        Adapun Block Unified Modeling Language (UML):
        1. Things
        Structural Things: class, interface, collaboration, use case, active class, komponen, node.
        Behaviour Things.
        2. Interaction : perilaku dari sekumpulan object yang terdiri dari sekumpulan pertukaran pesan dalam sebuah context utama untuk menyelesaikan sebuah tujuan khusus
        3. State Machine : perilaku yang menentukan urutan state-state sebuah object atau sebuah interaksi yang terjadi selama masa hidupnya dalam merespon event.
        •  Relationship
        • Dependency
        • Association
        • Generalitation
        • Realitation.

        UML Diagram yang biasa digunakan untuk Object Oriented Design ada 4 yaitu use case diagram, sequence diagram, collaboration diagram, dan class diagram. Sedangkan terdapat 10 macam UML diagram untuk memodelkan aplikasi berorientasi objek.  yaitu:
        • Use Case Diagram untuk memodelkan proses bisnis.
        • Conceptual Diagram untuk memodelkan konsep-konsep yang ada di dalam aplikasi.
        • Sequence Diagram untuk memodelkan pengiriman pesan (message) antar objects.
        • Collaboration Diagram untuk memodelkan interaksi antar objects.
        • State Diagram untuk memodelkan perilaku objects di dalam sistem.
        • Activity Diagram untuk memodelkan perilaku Use Cases dan objects di dalam system.
        • Class Diagram untuk memodelkan struktur kelas.
        • Object Diagram untuk memodelkan struktur object.
        • Component Diagram untuk memodelkan komponen object.
        • Deployment Diagram untuk memodelkan distribusi aplikasi.
        Itulah tadi penjelasan singkat mengenai  Unified Modeling Language (UML) yang digunakan pada Object Oriented Design. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
        Your Ad Here
        Senin, 22 Agustus 2011

        Rational Rose

        Anda pasti sudah tahu apa itu Rational Rose. Rational Rose adalah salah satu software yang digunakan untuk membuat desain system berorientasi objek atau biasa disebut Unified Modeling Language (UML). Fungsi yang terdapat pada Rational Rose adalah design process, generate code, reverse engineering dan beberapa fungsi lainnya.

        Rational Rose dibuat oleh Paul Levy dan Mike Devlin pada tahun 1981 untuk menyediakan alat untuk memperluas penggunaan praktek rekayasa perangkat lunak modern. Software ini pertama kali dirilis pada tahun 1985.

         

        Untuk membuat sebuah file Rational Rose, anda tinggal men-double klik shortcut yang ada setelah anda menginstall. Saat tampilan awal, muncul beberapa pilihan seperti jdk-116, jdk-12, jenterprise, dsb. Pilihan tersebut digunakan untuk memilih file apakah yang ingin anda buat. Hal ini digunakan bila anda nantinya akan melakukan generate code setelah membuat desain system.


        Anda dapat mendownload Rational Rose DISINI. Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Rational Rose. Bila terjadi kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
        Your Ad Here
        Kamis, 18 Agustus 2011

        Open Standard Internation Layer (OSI Layer)

        Bagi anda yang penggemar Jaringan atau praktisi jaringan mungkin sudah tahu apa itu Open Standard Internation Layer (OSI Layer). Open Standard Internation Layer (OSI Layer) merupakan suatu kerangka yang umum dipakai dalam sebuah jaringan komputer. OSI Layer dibuat oleh International Standard Organization (ISO) yang bermarkas di Paris.

        Tujuan OSI Layer adalah untuk mendefinisikan fungsi dalam berbagai layer yang menghubungkan peralatan elektronik dalam melakukan komunikasi data. OSI Layer terdiri dari 7 lapisan, yaitu:
        1. Physical Layer - merupakan layer paling rendah yang berhubungan dengan hubungan elektris. Layer yang biasa digunakan adalah RS-232C, dimana layer ini mendefinisikan berbagai macam pin dan signal dari bentuk fisik ke konektor.
        2. Data Link Layer - merupakan layer yang berkonsentrasi pada format pesan data, mengatur arus data yang keluar dan masuk sebuah node. Protokol yang biasa digunakan adalah High Level Data Link Control (HDLC) dan Bisynchronous. Pada computer dikenal dengan istilah Token Ring.
        3. Network Layer - layer yang berfungsi untuk member solusi pada konflik alamat dan memutuskan bagaimana data dikirim dari berbagai macam jaringan.
        4. Transport Layer - layer yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pesan alamat dimasukkan atau dibuka sebelum data diteruskan ke layer yang lebih tinggi. Protokol yang sering digunakan adalah TCP/IP (Transmission Control Program/Internet Protocol) dan ISO Transport Class 4 (TP4).
        5. Session Layer - layer yang bertanggung jawab untuk membangun hubungan antar computer dalam sebuah jaringan. Fungsi layer ini adalah untuk pengenalan nama, logging dan keamanan.
        6. Presentation Layer - layer yang focus pada presentasi data seperti printer dan computer. Fungsi layer ini adalah untuk format file, email dan manajemen database.
        7. Application Layer - layer yang berfungsi sebagai interface antara aplikasi dengan jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan

        Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Open Standard Internation Layer (OSI Layer). Bila terjadi kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
        Your Ad Here
        Senin, 15 Agustus 2011
        Database memiliki kelebihan dan kekurangan pada penggunaannya di dunia nyata. Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan database tersebut. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan database tersebut yang saya singkat dari beberapa sumber:

        Kelebihan penggunaan database:
        • Kerangkapan dan inkonsistensi data dapat dikontrol sehingga tidak terdapat data rangkap.
        • Terpeliharanya keselarasan data.
        • Data dapat dipakai secara bersama-sama (share)
        • Memudahkan penerapan standarisasi
        • Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamananan (security)
        • Terpeliharanya integritas data.
        Kekurangan penggunaan database:
        • Mahal dalam implementasinya 
        • Rumit/komplek 
        • Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait.
        Itulah tadi penjelasan singkat mengenai kelebihan dan kekurangan penggunaan database dalam pengimpelementasiannya. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon ditambahkan atau dibenarkan. Semoga bermanfaat.
        Your Ad Here
        Sabtu, 13 Agustus 2011

        Istilah Yang Digunakan Dalam Pengoperasian Database

        Dalam penggunaan database, selain memilliki beberapa operasi dasar, database juga memiliki beberapa istilah pada pengoperasian database yang mana bagi orang awam tidak tahu. Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang istilah yang digunakan pada pengoperasian database.

        Berikut adalah istilah yang digunakan pada pengoperasian database tersebut:
        • Enterprise, istilah ini mengartikan sebuah organisasi atau perusahaan. Seperti: universitas, rumah sakit, hotel, dll
        • Entitas, merupakan objek yang dibedakan dengan objek yang lainnya. Entitas merupakan isi dari enterprise. Contoh: sistem akademik pada sebuah enterprise universitas adalah mahaiswa, khs dan pembayaran.
        • Attribute/field, setiap entitas mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili entitas tersebut dengan entitas yang lain. Contoh: Entity mahasiswa memiliki atribut npm, nama_mahasiswa dan alamat.
        • Data Value (isi data), merupakan istilah untuk mengartikan data atau informasi yang disimpan pada tiap atribut. Contoh: atribut nama_mahasiswa: Ade Perdhana, sedangkan data value untuk npm: 0735010090.
        • Record/tuple, merupakan kumpulan elemenn-elemen yang saling berkaitan dan memberikan sebuah informasi tentang suatu entity secara lengkap. Record merupakan sebuah baris mendatar pada sebuah tabel pada database. Contoh: sebuah record mewakili satu data atau informasi = npm, nama_mahasiswa, alamat.
        • File, merupakan kumpulan record yang mempunyai atribute yang sama tapi berbeda data valuenya.
        • Kunci elemen data, adalah sebuah tanda pengenal secara unik untuk mengidentifikasikan sebuah entitas dari entitas-entitas lainnya.
        • Database Management System (DBMS), istilah yang mengartikan dari software database. Seperti Oracle, MySQL, SQL Server, dll.
        Itulah tadi penjelasan singkat mengenai istilah yang digunakan dalam pengoperasian database. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
        Your Ad Here
        Kamis, 11 Agustus 2011

        Pengertian Database Relasional atau Basis Data Relasional

        Pada pembuatan sistem informasi yang dinamis, diperlukan sebuah media penyimpanan yang terstruktur untuk menyimpan data dari setiap aktifitas bisnis yang ada, yang bernama database. Untuk  membuat database yang baik, diperlukan pula suatu cara untuk memanajemen database tersebut agar dapat digunakan secara efisien.

        Basis Data Relasional merupakan suatu cara untuk mengelola data secara fisik kedalam memori. Basis Data Relasional ditemukan oleh E.F.Codd. Basis Data Relasional merupakan tael dua dimensi, dimana terdiri
        lajur mendatar, disebut dg baris data (row/record) dan lajur vertikal yang disebut dg kolom (column/field). Database juga memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri, seperti data lebih terintegrasi sebagai kelebihan dan tambahan biaya sebagai kelemahan.

        Untuk menerapkan sebuah basis data (yg terdiri atas sejumlah tabel yang saling berhubungan), dibutuhkan perangkat lunak (software) khusus
        . Perangkat lunak ini disebut Sistem Pengelola Basis Data (DBMS). seperti;dBase III+, MS-Acces, Borland-Paradox, Oracle. Prinsip pemakaian semua perangkat lunak tsb hampir sama, hanya pada teknis pemakaian dan kelengkapan fungsi (feature) yang dimiliki masing-masing perangkat lunak yang berbeda.

        Berikut adalah karakteristik Basis Data yang baik: 
        • Struktur basis data (tabel-tabel & relasi antar tabel) lebih kompak 
        • Struktur masing-masing tabel lebih efisien & sistematis.
        • Kebutuhan ruang penyimpanan data lebih efisien.
        • Semakin kecil ukuran tabel, maka akan semakin cepat operasi basis data yang kita lakukan. Karena data yang diambil tidak terlalu besar ukurannya.
        • Salah satu cara untuk mengukur efisiensi database yaitu dengan sedikitnya redundansi data (data rangkap).
        • Tidak ada ambiguitas data di semua tabel dalam basis data, sehingga penggunaan memori dapat dimanfaatkan secara efisien.
        Database memiliki beberapa operasi dasar seperti create, insert, select, delete atau update. Semua operasi tersebut menggunakan perintah SQL. Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Pengertian Database Relasional atau Basis Data Relasional. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon ditambahkan atau dibenarkan. Semoga bermanfaat.
        Your Ad Here
        Selasa, 09 Agustus 2011

        Operasi Dasar Pada Basis Data

        Basis data adalah sekumpulan data yang terletak pada suatu tempat, dimana data tersebut saling berhubungan, dan nantinya dapat dimanfaatkan.

        Adapun beberapa contoh Operasi Dasar Basis Data atau database. Untuk mempermudah pemahaman, saya akan melakukan perumpamaan basis data tersebut sebagai lemari. Misalkan, basis data itu kita ibaratkan lemari. Hal yang bisa kita lakukan dengan lemari, yaitu:
        • Membuat sebuah lemari sendiri. Entah dari apa bahannya, yang penting lemari itu jadi. Baru setelah lemari itu jadi, kita dapat mengisinya dengan barang yang kita sukai (create database).
        • Membuang lemari atau melenyapkan lemari. Kalo dalam hal ini, isi didalam lemari itupun ikut hilang. (drop database).
        •  Untuk mengisi lemari tersebut, kita harus membagi lemari tersebut agar lemari tersebut cukup dan sesuai keinginan kita. Entah itu pakaian, makanan, atau peralatan yang lainnya (create table).
        • Kita juga dapat menghilangkan isi didalam lemari tersebut tanpa harus membuang lemari tersebut. Karena suatu saat, kita dapat menggunakan lemari tersebut untuk tempat yang lain (drop table).
        • Pada tiap bagian dari lemari tersebut, kita dapat melakukan operasi pengisian (insert).
        • Operasi lain yang dapat dilakukan pada bagian lemari tersebut, yaitu: pengambilan (select).
        • Perubahan isi bagian dari lemari tersebut (update).
        • Dan yang terakhir ialah penghapusan (delete)
        Berikut tadi beberapa Operasi Dasar Basis Data yang dapat dilakukan pada sebuah basis data. Apabila ada yang kurang, mohon dimaklumi. Semoga bermanfaat..
        Your Ad Here
        Minggu, 07 Agustus 2011

        Struktur PL/SQL

        Secara umum, PL/SQL terdiri dari 3 bagian, yaitu bagian pendeklarasian, bagian penulisan perintah- perintah yang akan dieksekusi dan bagian eksepsi. Dalam pembuatan procedure atau pun function memiliki strukur  yang sama juga.
        • Bagian Pendeklarasian, Bagian ini bersifat opsional atau tidak mutlak untuk ditulis. Karena tidak semua PL/SQL memerlukan variabel atau konstanta yang harus dideklarasikan.
        • Bagian Penulisan Perintah- Perintah, Bagian ini merupakan bagian vital dari sebuah PL/SQL, karena jika didalam sebuah PL/SQL tidak tedapat bagian ini maka PL/SQL tersebut tidak berarti apa-apa.
        • Bagian Eksepsi, Bagian ini juga bersifat opsional dan tidak harus ada didalam sebuah PL/SQL. Kegunaan bagian ini untuk menunjukkan bila terjadi kesalahan pada PL/SQL yang anda buat. Jika anda sudah yakin PL/SQL yang anda buat sudah benar, maka anda tidak perlu menulis bagian ini.
        Berikut adalah contoh sintak umum penulisan PL/SQL:
        DECLARE
                    variabel tipe_data;                                 -- mendeklarasikan variabel
                    konstanta constant tipe_data := nilai;  -- mendeklarasikan konstanta
                    …
        BEGIN
                    statement_1;
                    statement_2;
                    …
        EXCEPTION
                    WHEN nama_eksepsi THEN
                    statement_untuk_mengatasi_error;
                    …
        END;
        Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Struktur dari PL/SQL. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
        Your Ad Here
        Jumat, 05 Agustus 2011

        Cara membuat Procedure pada PL/SQL

        Dalam dunia PL/SQL terdapat beberapa fungsi atau cara untuk melakukan sebuah perintah yang diinginkan oleh seorang pembuat sistem informasi. Salah satunya yang akan saya bahas pada postingan saya kali ini yaitu Procedure.

        Procedure adalah sebuah blok PL/SQL dimana tidak terdapat nilai yang dikembalikan. Jadi, di dalam blok tersebut hanya terdapat sebuah perintah saja. Dimana pada eksekusinya diperlukan sintaks sendiri untuk menjalankannya.

        Berikut struktur procedure PL/SQL secara umum:
        CREATE OR REPLACE PROCEDURE nama_procedure (parameter1 tipe_data1, parameter2 tipe_data2. dst..) IS
        BEGIN
               ...
        EXCEPTION
               ...
        END;

        Untuk lebih jelas, kita lihat contoh dibawah:
        CREATE OR REPLACE PROCEDURE jumlah IS
           J   NUMBER(2);
           JUM VARCHAR(20);
        BEGIN
           J := 0;
           SELECT COUNT(*) INTO J FROM TAB;
               IF J = 10 THEN JUM := 'SEPULUH';
                  ELSIF J = 11 THEN JUM := 'SEBELAS';
                  ELSIF J = 12 THEN JUM := 'DUA BELAS';
                  ELSIF J = 13 THEN JUM := 'TIGA BELAS';
                  ELSIF J = 14 THEN JUM := 'EMPAT BELAS';
                  ELSIF J = 15 THEN JUM := 'LIMA BELAS';
               ELSE
                  JUM := 'BANYAK ';
        END IF;
        DBMS_OUTPUT.PUT_LINE('
        Jumlah tabel '|| JUM);
        END;
        Pada blok PL/SQL diatas,  procedure tersebut memiliki nama Jumlah, dengan J dan JUM dengan masing-masing tipe data dan panjangnya (length). Pada baris ke-5, parameter J didefinisikan dengan nilai 0. Sedangkan perintah yang terdapat pada blok tersebut yaitu menghitung baris dari tabel TAB (baris ke-6). Pada blok PL/SQL tersebut terdapat percabangan.
        Sedangkan untuk menjalankan blok tersebut:
        pada SQL editor = exec nama procedure (parameter1, parameter2, dst..);
                                      exec jumlah (J, JUM);
        Berikut tadi penjelasan singkat mengenai Cara membuat Procedure pada PL/SQL. Bila ada kekurangan atau kesalahan mohon ditambahkan atau dibenarkan. Semoga bermanfaat..
        Your Ad Here
        Rabu, 03 Agustus 2011

        Penjelasan Data Manipulation Language (DML)

        Ada DDL, ada juga DML. DDL adalah Data Definition Language, sedangkan DML adalah Data Manipulation Language. Keduanya merupakan bahasa yang langsung berhubungan dengan database. Data Manipulation Language (DML) adalah bahasa yang digunakan untuk memanipulasi objek-objek yang ada dalam sebuah database. Bahasa tersebut merupakan bahasa SQL.

        Contoh dari Data Manipulation Language (DML), antara lain:
        • Insert, perintah untuk memasukkan data baru ke dalam database atau basis data. Contoh: INSERT INTO pegawai (no_pegawai, nama_pegawai) values ('P0001', 'ade');
        • Update, perintah untuk merubah data yang telah ada dalam database atau basis data. Contoh: UPDATE pegawai SET nama_pegawai = 'dedek' WHERE no_pegawai = 1;
        • Delete, perintah untuk menghapus data yang ada dalam database atau basis data. Contoh: DELETE FROM pegawai WHERE no_pegawai = 'P0001';
        • Select, perintah untuk menampilkan data dari database, baik menggunakan kondisi maupun tidak. Contoh: SELECT * FROM pegawai; SELECT no_pegawai FROM pegawai;
        Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Data Manipulation Language (DML). Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon ditambahkan. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang perintah Select dengan menggunakan kondisi, akan saya bahas dalam postingan lainnya. Semoga bermanfaat.
        Your Ad Here
        Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

        Terjemahkan

        English French German Spain Italian Dutch

        Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
        by : APP

        Buku Tamu


        ShoutMix chat widget