Senin, 05 September 2011
Faktor Penentu Keberhasilan Sistem Informasi Eksekutif (SIE)
- Sponsor eksekutif yang paham dan berkomitmen
- Sponsor operasi
- Staf jasa informasi yang cocok
- Teknologi informasi (IT) yang tepat
- Manajemen data
- Terkait pada tujuan bisnis
- Mengelola penolakan organisasi
- Mengelola penyebaran dan evolusi sistem
Dimana keberhasilan SIE tersebut ditentukan oleh 2 hal, yaitu:
- MBE ( Management By Exception ) Perbandingan kinerja secara aktual
- Model mental – Membuat sari data informasi yang tepat sasaran
Kamis, 01 September 2011
Pengertian Informasi
Semua orang di dunia ini pasti membutuhkan Informasi. Dan informasi itu tersedia dimana-mana, tergantung kita membutuhkan informasi seperti apa. Dalam pertukaran informasi pun telah dapat dilakukan secara mudah. Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang apa itu informasi.
Informasi adalah data yang telah diolah dan diproses agar data tersebut bermanfaat nantinya. Informasi dapat berupa banyak hal, misal di sebuah perusahaan, informasi adalah data proses bisnis yang sudah diolah menjadi laporan yang bermanfaat bagi siapa saja yang menggunakannya. Pada bidang akuntansi, data adalah transaksi harian, sedangkan informasi adalah jurnal harian, dll.
Informasi memiliki beberapa karakteristik sendiri apabila sebuah informasi tersebut dikatakan baik. Berikut beberapa karakteristik informasi yang baik:
- Relevan
- Andal
- Lengkap
- Tepat Waktu
- Mudah dipahami
- Dapat diverifikasi
Dijaman sekarang ini, perkembangan Informasi sangat lah cepat. Bila seseorang terlambat beberapa saat saja tidak mengikuti Informasi, maka orang itu akan tertinggal jauh. Dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, Semua informasi dapat kita peroleh secara mudah.
Itu lah tadi penjelasan singkat mengenai Pengertian Informasi. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat..
Senin, 29 Agustus 2011
Komponen Sistem Informasi Eksekutif (SIE)
- Hardware, dimana perangkat keras yang digunakan untuk mengoperasikan sistem informasi eksekutif tersebut. Untuk SIE, dibutuhkan hardware yang sederhana dan simpel untuk para eksekutif, seperti media Touch Screen.Dan alangkah baiknya bila SIE menggunakan teknologi touch screen.
- Software, merupaka perangkat lunak dari sebuah SIE. Sistem ini hanya menampilkan laporan dan grafik tanpa adanya proses input selain login, yang nantinya dilihat oleh para eksekitif untuk membantu mengambil keputusan untuk organisasi atau perusahaan kedepannya
- User Interface, Hendaknya dibuat tampilan yang mudah dan simpel, sehingga para eksekutif dapat langsung paham tanpa harus melakukan pelatihan terlebih dahulu
- Telekomunikasi, integrasi dari database maupun sistem informasi manajemen untuk menampilkan data yang selalu update setiap saat
Secara garis besar memang hampir sama dengan komponen sistem yang lain, hanya paradigmanya saja yang berbeda yang mempengaruhi kemudahan desain sistem. Dan juga tampilan yang sederhana dan mudah digunakan yang membedakan Sistem Informasi Eksekutif dengan sistem yang lainnya.
Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Komponen Sistem Informasi Eksekutif. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat..
Jumat, 26 Agustus 2011
Unified Modeling Language (UML)
Pada implementasi Analisa Desain Berorientasi Object, metode yang biasa digunakan untuk pembuatan desainnya yaitu Unified Modeling Language (UML). Apa itu Unified Modeling Language (UML)? Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak.
Tahun 1990, puluhan metodologi pemodelan berorientasi objek telah bermunculan di dunia. Masing-masing metodologi membawa notasi sendiri-sendiri, sehingga mengakibatkan masalah baru apabila kita bekerjasama dengan kelompok/perusahaan lain yang menggunakan metodologi yang berlainan. Hingga tahun 1994, Booch, Rumbaugh dan Jacobson, yang merupakan tiga tokoh yang boleh dikata metodologinya banyak digunakan mempelopori usaha untuk penyatuan metodologi pendesainan berorientasi objek. Pada tahun 1995 direlease draft pertama dari UML (versi 0.8).
UML dikembangkan sebagai suatu alat untuk analisis dan desain berorientasi objek oleh Grady Booch, Jim Rumbaugh, dan Ivar Jacobson. Namun demikian, UML dapat digunakan untuk memahami dan mendokumentasikan setiap sistem informasi.
Tahap yang biasa dilakukan untuk pembuatan UML adalah sebagai berikut:
- Spesifikasi: menunjukkan spesifikasi dari semua keputusan penting analisis, desain dan implementasi
- Konstruksi: Forward Engineering & Reverse Engineering
- Dokumentasi: Project Planning, Release management
Adapun Block Unified Modeling Language (UML):
1. Things
Structural Things: class, interface, collaboration, use case, active class, komponen, node.
Behaviour Things.
2. Interaction : perilaku dari sekumpulan object yang terdiri dari sekumpulan pertukaran pesan dalam sebuah context utama untuk menyelesaikan sebuah tujuan khusus
3. State Machine : perilaku yang menentukan urutan state-state sebuah object atau sebuah interaksi yang terjadi selama masa hidupnya dalam merespon event.
- Relationship
- Dependency
- Association
- Generalitation
- Realitation.
UML Diagram yang biasa digunakan untuk Object Oriented Design ada 4 yaitu use case diagram, sequence diagram, collaboration diagram, dan class diagram. Sedangkan terdapat 10 macam UML diagram untuk memodelkan aplikasi berorientasi objek. yaitu:
- Use Case Diagram untuk memodelkan proses bisnis.
- Conceptual Diagram untuk memodelkan konsep-konsep yang ada di dalam aplikasi.
- Sequence Diagram untuk memodelkan pengiriman pesan (message) antar objects.
- Collaboration Diagram untuk memodelkan interaksi antar objects.
- State Diagram untuk memodelkan perilaku objects di dalam sistem.
- Activity Diagram untuk memodelkan perilaku Use Cases dan objects di dalam system.
- Class Diagram untuk memodelkan struktur kelas.
- Object Diagram untuk memodelkan struktur object.
- Component Diagram untuk memodelkan komponen object.
- Deployment Diagram untuk memodelkan distribusi aplikasi.
Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Unified Modeling Language (UML) yang digunakan pada Object Oriented Design. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
Senin, 22 Agustus 2011
Rational Rose
Anda pasti sudah tahu apa itu Rational Rose. Rational Rose adalah salah satu software yang digunakan untuk membuat desain system berorientasi objek atau biasa disebut Unified Modeling Language (UML). Fungsi yang terdapat pada Rational Rose adalah design process, generate code, reverse engineering dan beberapa fungsi lainnya.
Rational Rose dibuat oleh Paul Levy dan Mike Devlin pada tahun 1981 untuk menyediakan alat untuk memperluas penggunaan praktek rekayasa perangkat lunak modern. Software ini pertama kali dirilis pada tahun 1985.
Untuk membuat sebuah file Rational Rose, anda tinggal men-double klik shortcut yang ada setelah anda menginstall. Saat tampilan awal, muncul beberapa pilihan seperti jdk-116, jdk-12, jenterprise, dsb. Pilihan tersebut digunakan untuk memilih file apakah yang ingin anda buat. Hal ini digunakan bila anda nantinya akan melakukan generate code setelah membuat desain system.
Anda dapat mendownload Rational Rose DISINI. Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Rational Rose. Bila terjadi kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
Kamis, 18 Agustus 2011
Open Standard Internation Layer (OSI Layer)
Bagi anda yang penggemar Jaringan atau praktisi jaringan mungkin sudah tahu apa itu Open Standard Internation Layer (OSI Layer). Open Standard Internation Layer (OSI Layer) merupakan suatu kerangka yang umum dipakai dalam sebuah jaringan komputer. OSI Layer dibuat oleh International Standard Organization (ISO) yang bermarkas di Paris.
Tujuan OSI Layer adalah untuk mendefinisikan fungsi dalam berbagai layer yang menghubungkan peralatan elektronik dalam melakukan komunikasi data. OSI Layer terdiri dari 7 lapisan, yaitu:
- Physical Layer - merupakan layer paling rendah yang berhubungan dengan hubungan elektris. Layer yang biasa digunakan adalah RS-232C, dimana layer ini mendefinisikan berbagai macam pin dan signal dari bentuk fisik ke konektor.
- Data Link Layer - merupakan layer yang berkonsentrasi pada format pesan data, mengatur arus data yang keluar dan masuk sebuah node. Protokol yang biasa digunakan adalah High Level Data Link Control (HDLC) dan Bisynchronous. Pada computer dikenal dengan istilah Token Ring.
- Network Layer - layer yang berfungsi untuk member solusi pada konflik alamat dan memutuskan bagaimana data dikirim dari berbagai macam jaringan.
- Transport Layer - layer yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pesan alamat dimasukkan atau dibuka sebelum data diteruskan ke layer yang lebih tinggi. Protokol yang sering digunakan adalah TCP/IP (Transmission Control Program/Internet Protocol) dan ISO Transport Class 4 (TP4).
- Session Layer - layer yang bertanggung jawab untuk membangun hubungan antar computer dalam sebuah jaringan. Fungsi layer ini adalah untuk pengenalan nama, logging dan keamanan.
- Presentation Layer - layer yang focus pada presentasi data seperti printer dan computer. Fungsi layer ini adalah untuk format file, email dan manajemen database.
- Application Layer - layer yang berfungsi sebagai interface antara aplikasi dengan jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan
Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Open Standard Internation Layer (OSI Layer). Bila terjadi kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.
Senin, 15 Agustus 2011
Database memiliki kelebihan dan kekurangan pada penggunaannya di dunia nyata. Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan database tersebut. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan database tersebut yang saya singkat dari beberapa sumber:
Kelebihan penggunaan database:
- Kerangkapan dan inkonsistensi data dapat dikontrol sehingga tidak terdapat data rangkap.
- Terpeliharanya keselarasan data.
- Data dapat dipakai secara bersama-sama (share)
- Memudahkan penerapan standarisasi
- Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamananan (security)
- Terpeliharanya integritas data.
Kekurangan penggunaan database:
- Mahal dalam implementasinya
- Rumit/komplek
- Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait.
Itulah tadi penjelasan singkat mengenai kelebihan dan kekurangan penggunaan database dalam pengimpelementasiannya. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon ditambahkan atau dibenarkan. Semoga bermanfaat.
Langganan:
Postingan (Atom)
